Senin, 16 April 2012

Jalan sehat yang saaantaaaiiii.....^^

Minggu 15 April kemarin, aku dan keluarga berpartisipasi sebagai peserta dalam acara jalan sehat yang diselenggarakan oleh koran Tribun. Dengan biaya pendaftaran Rp30,000/orang, kita dapat 1 lembar kaos, 
1 sachet kopi instan, 1 tablet effervescent dan kupon undian yang bisa kita ambil beberapa hari sebelum 
hari-H. Itu kalau kita masih termasuk sepuluh ribu pendaftar pertama loh...
yuuk..bapak ibu mas mbak adik...kumpul semua...
Start dimulai sekitar pukul 06.30 pagi di Alun alun Utara kota Jogja. Sebenarnya jalur jalannya sudah sering kulewati dengan sepeda motor, yaitu melalui Jl. Brigjen Katamso-Jl. Mataram-Jl. Malioboro lalu finish di tempat yang sama^^. Mungkin salah satu yang membuat orang-orang tertarik mengikuti funwalk ini adalah doorprize-nya..hahahaha. Walau banyak juga yang sepertinya memang berniat untuk refreshing saja, 
dapat-enggak dapat hadiahnya tak masalah. Salah satunya adalah akyuuu...^^!! Tapi sempat ngarep dapat mobil juga sih...hehehehe. loh, siapa yg ga mau kalau dikasih mobil gratis
(jangan lupa pajak hadiah ditanggung pemenang!) 
mejeng dulu sama instalasi kaki raksasa di ujung selatan jalan malioboro
Ohya, setiba di garis finish kita bisa langsung menukar kupon pop mie dan air mineral di stand-nya masing-masing. Mau nge-cap bentangan kain putih dengan telapak tanganmu dulu sebelum makan, juga dipersilahkan.. menurut informasi yang kudengar, jumlah cap tangan yang terkumpul kemarin berhasil didaftarkan ke MURI. Walau jujur saja aku kurang ngerti maksud cap tangan itu untuk apa..^,^(selain untuk dimasukkan MURI) Tapi kapan lagi kan bisa main dengan cat basah lalu bebas mengotori kain... 

cap telapak tangan...mau kutempelkan ini di pipimu?!! hehehe
Satu yang agak menggangguku yaitu kurangnya tempat sampah di Alun alun ini. Setiap selesai makan/minum peserta dengan santainya meninggalkan tempat bekas makanan didekatnya. Awalnya aku mencoba melihat sekitar untuk mencari "wujud tempat sampah" tapi sejauh mata memandang aku tidak berhasil menemukan, atau aku kurang jeli ya..? dan akhirnya seperti peserta lain kuletakkan wadah bekas pop mie-ku begitu saja(ma'aaaaff..>,<), berharap pemulung yang berkeliling disitu mau memungutnya. Saranku sih...setiap penyelenggara acara bukan hanya acara seperti ini, tapi acara apapun itu yang memanfaatkan area publik hendaknya menyediakan tempat/tong sampah di beberapa titik yang mudah dilihat dan dijangkau orang supaya masyarakat juga dapat belajar membiasakan dirinya membuang sampah di tempatnya(di tempat/tong sampah, bukan ditempatnya berada) Jangan hanya dimanjakan dengan adanya pemungut sampah!

Senin, 19 Maret 2012

3 hari bersama Bobby the cat

Beberapa waktu yang lalu-lebih tepatnya cerita di bulan Januari yang belum sempat kubagi-rumah kami menjadi tempat penampungan sementara untuk seekor kucing yang dari pengamatanku jenis persia jantan(cmiw ya~) Kucing hilang ini tadinya nginap di rumah bulikku(bulik=tante^^), tapi karena disana sering digangguin sama kucing kampung, yang mungkin tidak terima wilayahnya dimasukin kucing gede berbulu panjang, akhirnya bulikku nawarin untuk dibawa kerumahku. Pertama kali lihat kucing ini agak takut juga sih... Habis badannya gede, ekornya panjang, bulunya panjang dan berwarna abu2, ditambah mukanya jutek. Mm..tapi kalau kucing bisa senyum mungkin lebih menyeramkan ya....
Diameter mangkuk itu kurang lebih sama seperti keping CD
 Perkenalan berjalan mulus, tanpa drama cakar-cakaran.miauw!! si kucing mau dibawa kerumah dengan cara diiming-imingin biskuit kucing lalu dimasukin ke dus mie instan yang ternyata pas sekali dengan badannya! (maaf ya cing..cuma sementara aja kok), dan paket sukses dibawa sampai rumah. Entah kenapa waktu lihat dia nama yang terpikir olehku adalah Bobby(tidak ada hubungannya dengan Bobby-nya XO-IX loh...^,^). Sesampai di rumah, si Bobby kami kasih biskuit lagi dan air minum. Doyan banget~ selesai sarapan(ya, waktu saat itu masih pagi) di mengekplorasi ruangan demi ruangan di rumah kami, lalu masuk kebawah kursi tamu untuk istirahat. Aneh juga! ternyata Bobby tidur sampai siang, tiap bangun hanya keluar sebentar untuk makan minum plus minta dielus-elus, lalu masuk kebawah kursi lagi, tidur... begitu terus sampai sore. Dan ternyata si bobby ini punya "jam buang hajat", yaitu sekitar jam 6 sore. Pantas saja dia gelisah, dan bisa ditebak petang itu kami sibuk membersihkan pipisnya. AWHH!! Baunya tajam banget! sebagai langkah antisipasi seandainya dia mau buang hajat "kedua", kami bawa si bobby keluar rumah. Tapi malah dia masuk kerumah kosong dan tidak keluar lagi. Singkat cerita, paginya dia kembali kesekitar rumah kami dengan membawa seekor kucing betina kampung. Ini dia bukti kedekatan si Bobby dengan si betina!
coba perkawinannya berhasil pasti anak-anaknya lucu...
Sepertinya semalaman dia main dengan si betina ini, dan terus berlanjut selama 3 hari. Bobby hanya pulang kerumah untuk makan, minum dan ehm..pup>,<. Berbekal pengalaman sebelumnya, jam 6 sore kami sediakan pasir di dus lalu menaruh si Bobby disitu, dan...jreng..jreng..dia mulai melancarkan "aksinya". Hari ke tiga, datanglah seorang pemuda yang mencari kucing itu, dan ya..bisa ditebak akhir dari cerita. 

Selasa, 29 November 2011

Jepit rambut pita buatan sendiri

Kesampaian juga keinginan untuk membuat aksesoris rambut. Untuk permulaan saya coba bentuk pita yang dijadikan jepit rambut seperti foto-foto berikut ini...so simple..so cute (menurut saya^,^!)


my cute niece is wearing my cute hair clip... ^,^

http://yuyihandmade.blogspot.com/2011/11/super-simple-ribbon-hairclip.html

Sabtu, 06 Agustus 2011

Tiger, si anggota keluarga yang baru



hmm..maaf sudah mengecewakan^^ maksudnya si pus ini yang jadi anggota keluarga baruku..
Namanya Tiger.. Awalnya kami mengira dia ini kucing betina, belakangan baru ketahuan kalau dia kucing jantan. Puasa tahun ini jadi lumayan ramai dengan meongan si Tiger saat sahur dan berbuka puasa. Entah karena masih pertumbuhan atau memang hobi, waktunya lebih banyak dihabiskan buat bobok. 

Senin, 06 Desember 2010

Kucing...Neko...Goyangi..Cat


        Sesuai dengan judulnya yang kutulis dengan bahasa Jepang -neko-, Korea -Goyangi-, Inggris -Cat-, kali ini aku pingin memajang foto2 binatang favoritku, kuciiiiiing..meong...~(^o^)~ ini hasil jepretan seorang awam jadi maklum ya..hiihihihihi. 

      Walau sayang banget sama kucing tapi jujur saja sekarang aku tidak memelihara kucing seekor pun, karena mamaku benar2 tidak suka sama kucing! Dulu waktu masih tinggal di Kendari sempat punya kucing, tapi sejak pindah ke Yogya mamaku sama sekali tidak mau kalau ada kucing masuk rumah. Alasannya sih takut anak2 gadisnya kena penyakit toksoplasma..ya ada benarnya juga...tapi menurut informasi yang kudengar/kulihat di TV maupun yang kubaca di majalah, koran dan di beberapa website salah satunya di:  
tidak semua kucing mengidap tokso.... meskipun begitu, mama selalu ngomel2 kalau ada kucing yang sengaja dibiarkan masuk kerumah. Seperti 2 minggu yang lalu, aku dan adikku sepakat untuk merawat 2 anak kucing kecil terlantar yang tidak punya induk. Kami taruh kucing2 kecil itu di tempat yang terlindung tidak jauh dari rumah, dan tiap hari diberi makan dan susu. Sekitar 3 hari merawat mereka, semua berjalan lancar. Sampai hari keempat papaku melihat salah satu kucing kecil itu diam di pinggir jalan rumahku. Kami dekati ternyata mulutnya berdarah,>_< mungkin ada sepeda motor yang sedang melintas dan tidak sengaja(semoga memang tidak sengaja) menabraknya!! Segera saja kami bersihkan luka di mulutnya dan memasukkannya ke dos dan menaruhnya di teras rumah. Sayangnya kucing kecil itu akhirnya mati 3 hari setelahnya. Karena takut kejadian serupa menimpa kucing kecil yang satunya, kadang2 kami membiarkannya masuk untuk main atau bobok di teras rumah. Kalau sedang beruntung biasanya mamaku hanya melihat dengan tatapan tidak suka, tapi kalau hatinya lagi tidak enak ya jadinya ngomel atau mendorong keluar kucingnya pakai sapu ijuk..(~,~). 

        Beberapa hari setelah kematian sodara kecilnya, kucing kecil yang satunya juga menyusul. Tapi kali ini kami tidak tahu apa penyebab kematiannya. Adikku yang terlebih dahulu menyadarinya, saat memanggilnya untuk diberi makan siang, si kucing yang tadinya dikira tiduran di pinggir jalan rumah tidak menyahut, setelah didekati ternyata sudah tidak bernyawa..walau badannya masih hangat. Tidak ada tanda2 habis ditabrak. ahhh..sedih banget...padahal paginya baru saja dimandiin, diberi susu dan masih sempat main2. Ya sudahlah mungkin tugas kami memang sampai disitu saja..ikhlas..ikhlas..(T-T)

       Ohya, model(kucing) di foto2 ini bukan kucing peliharaanku loh..^_^! Kadang2 ada kucing yang sekedar numpang lewat di genteng, atau minta makan lewat teras rumah kayak si kucing tuman..hehe
gaya "menerawang jauh ke angkasa.."
garuk-garuk di atas genteng rumah, waduh kutuan tuh...>,<
kucing tuman...^,^
"I'm so cute..right?" ini kucing peliharaan salah seorang teman
デブ猫 -debuneko-
ahh..you got me baby...

Nah..2 foto terakhir ini aku ambil waktu masih tinggal di Jepang. Foto kucing gemuk yang dipangku si kakek itu kalau tidak salah ingat di sebuah cafe di daerah Shibuya. Kucingnya anteng banget, tidak tahu juga sih apa karena lagi bobok ya..posisi istirahatnya lucu banget... 面白い~ Kalau foto terakhir itu kuambil waktu jalan2 di Benteng Osaka. Tadinya tidak ngeh ada kucing yang lagi tiduran dibalik tumbuhan yang menjalar itu. Tapi setelah diperhatikan lagi baru sadar kalau ada si pus....udah belajar ilmu ninja ya pus.??hahahaha
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...