Tampilkan postingan dengan label Yogyakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Yogyakarta. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 April 2014

Mencicipi Ingkung Ayam Kampung di Waroeng Pohon Omah Sawah

 Makan bersama keluarga lagiiii....("laagii??")hehe..Iya, kami saling bergantian traktir-mentraktir untuk merayakan ulang tahun, hari jadi pernikahan atau hanya sekedar memanfaatkan waktu liburan. Bisa makan bersama, bercanda, bercengkrama membicarakan hal-hal yang sederhana dengan keluarga bagiku merupakan salah satu hal yang dapat menyegarkan hati dan pikiranku. Dari berbagai tempat kuliner di Jogja, pilihan kali ini jatuh di Waroeng pohon Omah Sawah di Bantul. Makanannya enak, harga sesuai dan tidak lebay he he.. Tempatnya sangat nyaman, gubuk-gubuk yang terbuat dari susunan batu gamping menjadi ciri khas Waroeng Pohon. Selain untuk makan, tempatnya juga asik buat foto-foto narsis..hahaha. Tidak nyesel mengikuti rekomendasi adikku \^o^/
Beberapa jam sebelum berangkat adikku sengaja memesan menu ingkung ayam kampung terlebih dahulu, katanya supaya tidak menunggu terlalu lama disana. Menu yang lain kami pesan setibanya di waroeng. Nah, kalau punya rencana main ke daerah Parangtritis bolehlah mampir ke waroeng ini.
Alamatnya:
Jl. Parangtritis km 6, Sewon Bantul
Telp. 0274-445625
dari pintu masuk sudah terlihat konsep batu gampingnya
Gubuk pilihan kami he he
salah satu gubuk yang seperti rumah panggung
nasi gurih dan pelengkapnya, lezat...
 ingkung ayam kampung, menu spesial Waroeng pohon, jempol deh! ^_^
yuk serbu.... ^o^
menu makanan


https://www.facebook.com/WaroengPohon

Sabtu, 18 Mei 2013

The Westlake resto ~makan malam sambil menikmati suasana danau~

Makan malam bersama keluarga besar memang bukan agenda rutin dikeluargaku, namun demikian tak jarang aku dan keluarga besar meluangkan waktu untuk berjalan-jalan dan berwisata kuliner bersama. Alhamdulillah  suamiku juga bisa bergabung setelah beberapa kali absen..hihihi..
Nah..kali ini aku sekeluarga mencoba untuk icip-icip di Westlake resto atas usul papaku
yang membaca infonya di koran ^_^  
Saat tiba disana, kami langsung disambut oleh petugas resto kemudian diarahkan ke gazebo yang belum ditempati. Jarak dari receptionist sampai kegazebo lumayan jauh juga, kalau dibanding dengan warung-warung makan yang biasa kukunjungi hehe.. Resto yang luas dan berkonsep alam terbuka ini menyediakan gazebo-gazebo di sekeliling danau. View-nya bagus, tempatnya juga cozy, cocok untuk acara makan beramai-ramai. Kalau kurang suka duduk lesehan, bisa ke tempat yang ada kursinya.
    segera setelah menempati gazebo, kami memesan menu.
Iniii dia... beberapa masakan yang kami santap kali ini.

sapo tahu seafood


cumi goreng tepung, love this one^^
gurame bakar
udang goreng, katanya sih enak.. *aku tdk suka udang
our favourite drink: hot lemon dan lemon tea
 
si mas mengantar minuman naik sepeda ^^, plok plok plok..
  Rasa masakannya relatif enak ya kalau menurutku, hanya saja plating food-nya kurang. Mungkin akan kelihatan lebih "hidup" kalau diberi irisan tomat, timun dan daun selada atau apalah yang bisa membuat hidangan di piring tidak sepi^^ . Tapi kalau memang konsep makanannya memang sengaja dibuat seperti itu ya aku sih maklum saja.. Untuk Harga, hmm..tidak akan tekor, asal tidak tiap hari kesana hehe..

di pintu masuk, ada aquarium yang dihuni ikan-ikan besar
menunggu hidangan
keponakan, berpose dengan bebek air yang siap mengantar berkeliling danau

my lovely BIG family...plus sama tukang fotonya ;)

Alamat lengkap Westlake resto ini ada di Jl. Ringroad Barat, Bedog, Trihanggo, Sleman Yogyakarta
Telp. (0274) 7150001, 6499111, fax (0274)6499222    
atau untuk gambaran lebih jelasnya bisa kunjungi web berikut: 

Sabtu, 13 April 2013

Berhari-sabtu ke Malioboro

Sabtu ini kulewati bersama suami tercinta dengan berjalan-jalan ke Malioboro.. ^o^ Hal yang membuat perjalanan jarak dekat ini terasa berbeda adalah kami memilih bus Transjogja sebagai alat transportasi Prambanan-Malioboro dengan ongkos 3,000 rupiah per orang sekali jalan. Lama perjalanan kurang lebih sama seperti kalau ditempuh dengan motor, 40 menit, terus kenapa naik bus??? hehee..ingin seru-seruan ajaaa.. ^,^
Nah..berhubung aku sedang membutuhkan tambahan bahan-bahan untuk berkarya, trip singkat ini juga kumanfaatkan untuk berbelanja bahan. Dari shelter bus di prambanan sampai di malioboro tidak perlu berganti bus, jadi kami duduk manis dengan nyaman di kursi belakang sambil sesekali mengobrol, selebihnya menikmati pemandangan diluar dan memperhatikan orang-orang yg naik turun bis :)
Kami turun di shelter dekat hotel Mutiara di Malioboro karena toko Liman berada tidak jauh dari situ. Setelah membeli bahan di toko langgananku itu, kami menuju pasar Bringharjo untuk hunting batik...beberapa kios batik memang memasang harga pas, tapi lebih banyak yang bisa ditawar, dan jujur saja aku kurang bisa tega dalam hal tawar-menawar. Berhubung sudah sering belanja bahan batik jarik, ya lumayan ngeh kisaran harganya dan dari kisaran harga itu aku beranikan diri untuk lebih sering menawar ^-^

Selesai belanja, kami tutup jalan-jalan ini dengan berkunjung ke museum benteng Vredeburg yg terletak di selatan pasar Bringharjo.Tiket masuknya murah loh.. hanya Rp 2,000/orang. Selain melihat-lihat diorama sejarah perjuangan DIY melawan Belanda dan Jepang, kami sempatkan pula ber-narsis-ria. ^_^ Mungkin lain kali kami akan mencoba berkunjung lagi ke Vredeburg di sore hari. Pasti suasananya akan terasa berbeda..hmmm..kapan yaa? :-)

karcis masuk
Pintu masuk benteng Vredeburg
lorong di dalam ruang diorama
Tamannya luas,,pengunjung bisa menyewa sepeda gandeng
untuk mengelilingi benteng
pedang panjang kalau tidak salah peninggalan Jepang
jeprat-jepret
duduk sejenak....

Senin, 08 Oktober 2012

Paris(Parangtritis) I'm in Love....^^

Ini adalah masa cuti kedua suamiku semenjak kami menikah 4 bulan yang lalu. Pekerjaannyalah yang membuat dia tidak bisa setiap hari berada di rumah bersama keluarga barunya ini. Tentang pernikahanku, mungkin akan menjadi cerita berikutnya...^-^
Cuti kali ini aku dan suami ingin memanfaatkan waktu dengan jalan-jalan...wisata kuliner...dan tentu saja menikmati setiap aktifitas di rumah bersama. Kemarin, kami menyempatkan untuk mengunjungi salah satu pantai yang lumayan terkenal di Yogyakarta, pantai Parangtritis atau biasa disingkat dengan Paris. Tidak mau berpanas-ria di pantai, kami sengaja berangkat jam 2 siang dari rumah kami di Prambanan. Perjalanan sampai ke Paris sebenarnya cuma sekitar 1jam 30menit, tapi kami singgah sebentar di warung Soto Kalkun & Sego Wiwitan Pak Kenthus untuk makan siang. Saat itu serasa makan di warung yang mejanya sudah kami booking semua alias tidak ada orang selain aku, suamiku, mbak penjual dan seseorang di dapur..~,^ padahal harga seporsi soto yang ditawarkan di sana standar loh., hanya Rp 7,500. Rasa sotonya relatif-lah ;) selain soto aku juga nyicip rica-rica kalkun yang sengaja kami bungkus untuk lauk makan malam.
Seandainya sedang lewat di Jl.Parangtritis dan tertarik mencoba daging kalkun yang katanya  rendah kolesterol coba saja mampir, dari arah jogja, Jl. Parangtritis Km 11,5 ada perempatan Manding, belok ke kanan(barat) yang ada gapura Manding, ikuti terus jalan utama sampai perempatan, belok kiri(selatan), nah..warungnya masuk gang di kiri jalan.


Selesai santap siang (menjelang sore), kami melanjutkan perjalanan dan tiba di Paris Kurang lebih jam 4 sore. Biaya retribusinya Rp 5,000/orang, belum termasuk parkir loh.. Waktu itu biaya parkir kena Rp 10,000!! Dari gerbang retribusi sampai tempat parkir yang paling ujung  masih menempuh jarak kurang lebih 4 km. Seingatku, belum pernah kepantai di waktu sore seperti ini. Pemandangan laut ditambah dengan langit senja ternyata sangat indah dan syahdu ^,^  very romantic...(apalagi berdua dengan suami..hahahaha) ehm, tidak ingin melewatkan momen-momen indah saat matahari mulai tenggelam, jari pun mulai asyik memencet tombol kamera saku. 

17:07 WIB, perlahan-lahan matahari mulai tenggelam tapi masih menyisakan warna biru di langit

17:09 WIB, pantai di sisi lainnya

17:15 WIB, warna oranye senja yang khas mulai menguasai langit

let me introduce him -suamiku-

Minggu, 12 September 2010

Berlibur ke Waterboom Pakem Sari


楽しかった~(menyenangkan...^^)
Hari ini aku dan keluarga besar sengaja berlibur bersama ke Waterboom Pakem Sari yang beralamat di Jl. Raya Pakem-Turi Km. 0,4.
Untuk menghindari kemacetan baik yang disebabkan orang mudik atau orang-orang yang juga memanfaatkan libur lebaran(seperti kami^,^), kami berangkat pukul 07.30 pagi. Alhasil, kami menjadi pengunjung pertama yang sampai di Pakem Sari. Dengan biaya masuk Rp 30,000/orang, tiap pengunjung mendapatkan satu coca cola botol ukuran kecil. Tetapi, ada beberapa permainan yang harus membayar Rp 10,000/orang, seperti bebek kayuh dan bola plastik raksasa seperti di foto atas.

Sayangnya...gara-gara badan sedang enggak sehat, aku enggak bisa ikut bermain-main...hiks. Tapi jadi observer dan tukang potret amatir saja sudah cukup senang kok. Bisa mengamati tingkah polah para keponakan, sepupu, bulik, dan om.. ^_^

BYUUURRRR....

Di bagian lain, ada luncuran air berwarna merah yang menuju ke kolam renang dengan kedalaman sekitar 170 cm. Orang di foto atas adalah om-ku yang membatalkan niatnya untuk meluncur..hahahaha

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...